Berita Terakhir

    Berita
KOMNAS FBPI LANJUTKAN PROGRAM PENANGANAN FLU BURUNG

Jakarta, 13 Agustus 2008 - KOMNAS FBPI tetap melanjutkan program pengendalian Flu Burung dengan fokus pada komunikasi dan pelibatan masyarakat yang secara efektif telah mampu mengendalikan penyebaran Flu Burung.

"KOMNAS FBPI konsisten dengan fokus dan strategi yang diterapkan yaitu komunikasi dan pelibatan masyarakat sehingga masyarakat mampu dan secara sadar ikut menanggulangi Flu Burung," ujar Bayu Krisnamurthi, Ketua Pelaksana Harian KOMNAS FBPI.

Bayu menambahkan bahwa UNICEF dan Pemerintah Daerah yang didukung KOMNAS FBPI telah melakukan kegiatan pelibatan masyarakat secara massal di Cirebon dengan 10.000 anak-anak. Selain itu pada tanggal 10 Agustus 2008 dilakukan kegiatan kampanye peningkatan kesadaran publik bersama dengan komunitas sepeda (bike to work) dan organisasi pecinta lingkungan Octopus di Batam. Pada tanggal 14 Agustus 2008 juga dilakukan deklarasi Tanggap Flu Burung bersama ribuan Pramuka di Sukabumi Jawa Barat.

Selain itu pada tanggal 24 Agustus 2008, KOMNAS FBPI juga mendukung organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah melakukan "Gerakan Serempak Tanggap Flu Burung" di 9 Daerah yaitu Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Sampai hari ini kasus terkonfirmasi flu burung adalah 136 dengan 111 korban meninggal dunia dengan catatan pada 2 (dua) kasus terakhir yang diberitakan oleh media cetak maupun elektronik belum dikonfirmasi oleh Departemen Kesehatan.

Periode Januari sampai Juli 2008 jumlah kasus konfirmasi Flu Burung 19 dengan korban meninggal dunia 16, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2007 dengan jumlah korban terkonfirmasi 27 dan 23 meninggal dunia. Tingkat kematian korban (Case Fatality Rate) menurun dari 88,1% di sepanjang tahun 2007 menjadi 84,2% di tahun 2008.

Flu Burung adalah penyakit yang sangat mematikan. Tapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan setiap warga Indonesia untuk mencegah resiko penularan virus H5N1:

  1. Jangan sentuh unggas yang sakit atau mati. Jika terlanjur, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan laporkan ke kepala desa.
  2. Cuci pakai sabun tangan dan juga peralatan masak Anda sebelum makan atau memasak.
  3. Masak ayam dan telur ayam sampai matang.
  4. Pisahkan unggas dari manusia. Dan juga pisahkan unggas baru dari unggas lama selama dua minggu.
  5. Periksakan ke puskesmas jika mengalami gejala flu dan demam setelah berdekatan dengan unggas.
  6. Gunakan sarung tangan, penutup mulut dan hidung saat memegang unggas.
    Jangan makan unggas yang sakit atau mati
  7. Sembelih, bakar, kubur unggas yang sakit atau mati.
  8. Jangan biarkan anak-anak bermain dengan unggas.

TANGGAP FLU BURUNG! TANGAN KITA PENCEGAH FLU BURUNG!

Untuk informasi tentang Paket Pencegahan Flu Burung dan permasalahan seputar flu burung silahkan kunjungi website kami di www.komnasfbpi.go.id atau email: komunikasi.fbpi@gmail.com