Mr. Aburizal Bakrie
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Ketua Komnas FBPI
Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) mengkoordinasikan kegiatan berbagai lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam menangani penyebaran virus H5N1.

Para ahli mengatakan bahwa virus H5N1 sebagai penyebab utama penyakit pada unggas dan hewan lain, dapat berubah menjadi virus yang dengan mudah menyerang manusia dan menyebabkan timbulnya wabah global. Komnas FBPI mengkoordinasikan dan memfasilitasi gerakan nasional untuk memerangi virus flu burung dan mengidentifikasi cara-cara paling efektif untuk menerapkan Rencana Strategi Nasional untuk Pengendalian dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza 2006-2008. Target pemerintah adalah kasus flu burung di Indonesia dapat tertangani sepenuhnya di akhir tahun 2008.

Komnas FBPI didirikan pada 13 Maret 2006 berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketua Komnas FBPI adalah Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (MenkoKesra) Aburizal Bakrie. Komnas FBPI mempunyai 14 anggota, terdiri dari sejumlah menteri yang terlibat dalam usaha mengatasi wabah flu burung, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).

Komnas FBPI dibantu sebuah panel ahli dan asosiasi-asosiasi profesional di bidang kesehatan manusia dan kesehatan hewan di Indonesia.

Komnas FBPI dikelola Tim Pelaksana Harian dipimpin Ketua Pelaksana Harian Bayu Krisnamurthi.  Tim ini meliputi enam satuan kerja yang menangani bidang-bidang: 
  1. penelitian dan pengembangan,
  2. kesehatan hewan,
  3. kesehatan manusia,
  4. vaksin dan obat anti-viral,
  5. komunikasi massa dan hubungan masyarakat serta
  6. perencanaan dan kerjasama.

Kegiatan harian Komnas dilaksanakan sebuah Sekretariat yang juga dipimpin Bayu Krisnamurthi dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Komnas. Saat ini Komnas FBPI mempunyai 15 staf yang bekerja penuh waktu termasuk staf media and information center, untuk mengkoordinasikan informasi antar lembaga pemerintah termasuk penyebaran informasi terbaru tentang masalah flu burung kepada media dan publik.

Sekretariat Komnas bekerja sama dengan Departemen Kesehatan, Departemen Pertanian, World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), industri peternakan, pemerintah daerah, dan pihak lain dalam menangani kasus flu burung pada manusia dan hewan serta mencegah timbulnya kasus baru.

Ketika kasus flu burung dikonfirmasi terjadi di Kabupaten Karo dan Garut, Sekretariat Komnas mengirim staf teknis ke lapangan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah penanganan, survelans, dan tindakan penanggulangan yang cepat. Sekretariat Komnas dalam waktu yang singkat menyediakan dana, yang diserahkan kepada pemerintah setempat, untuk kegiatan pemusnahan unggas sehingga dipastikan para pemilik unggas di daerah tersebut mendapat ganti rugi secepatnya.

Sekretariat Komnas tengah melakukan pemetaan semua dana yang berasal dari departemen pemerintah dan berbagai negara donor serta organisasi internasional dalam mengidentifikasi cara terbaik untuk mendukung program-program dan kebijakan-kebijakan penanganan flu burung.

Tanggap Flu Burung!